Kelas
IXC Jam Ke 1-3 , Kelas IXD Jam Ke 4-5 dan Kelas IXB Jam Ke 8-10
IDENTITAS
Nama
Guru :
Wulan Aida Permata Dewi, S.Pd
Mapel
Pelajaran :
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Hari/Tanggal
:
Selasa/ 22 September 2026
Fase/
Kelas :
D / Kelas IXC Jam Ke 1-3
Kelas
IXD Jam Ke 4-5
Kelas
IXB Jam Ke 8-10
Materi :
Tekanan Zat Cair
Pertemuan :
2
CAPAIAN
PEMBELAJARAN (CP) :
Peserta
didik mampu memahami konsep tekanan pada zat cair (hidrostatis), faktor-faktor
yang mempengaruhinya, serta mampu mengaitkan konsep tersebut dengan fenomena
alam dan teknologi di sekitar.
TUJUAN
PEMBELAJARAN (TP)
Peserta
didik dapat menganalisis tekanan zat cair
Pendekatan
Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan prinsip: Berkesadaran (mindful),
Bermakna (meaningful), dan Menggembirakan (joyful), melalui pengalaman belajar:
Mindfull (
Berkesadaran), Peserta
didik
diajak mencelupkan benda (seperti telur
/ bola plastik atau batu) ke dalam wadah berisi air dan diminta memejamkan mata
sejenak untuk merasakan secara sadar adanya dorongan ke atas (gaya ke atas) yang melawan
tangan mereka.
Meaningful ( Bermakna), Peserta didik dapat menghubungkan konsep gaya apung dengan
teknologi sehari-hari, seperti bagaimana kapal laut raksasa berbahan baja bisa
mengapung atau cara kerja kapal selam mengatur posisi ballast (tangki pemberat).
Joyful
(Menyenangkan) Peserta didik melakukan pratikum
sederhana menggunakan telur, melalui eksperimen langsung, siswa tidak hanya
menghafal teori, tetapi juga membuktikannya secara visual
ALUR TUJUAN
PEMBELAJARAN
1.
Eksplorasi
Struktur & Fungsi
Peserta didik mengamati dan mengenali komponen utama dalam
fluida, yaitu massa jenis zat cair (rho), volume benda yang tercelup (V), serta
gaya berat benda.
2.
Pemahaman Proses Biologis
Peserta didik mampu menelaah proses perbandingan
matematis dan logis antara berat benda (w) dengan gaya ke atas (Fa) untuk
menentukan posisi benda di dalam fluida.
3.Kesadaran & Aksi Nyata
Peserta
didik menghubungkan sains dengan teknologi:
Peserta didik menyadari kegunaan prinsip Archimedes dalam inovasi dunia nyata,
seperti rancangan kapal selam, galangan kapal, dan jembatan ponton.
MATERI
Materi
pembelajaran terlampir sebagai berikut
Video pembelajaran materi Tekanan zat cair (Archimedes) terlampir sebagai berikut
https://www.youtube.com/watch?v=GyIilVmoLLQ
Adab
& Kebesaran Allah:
Peserta
didik menerapkan 3 sifat agung Allah SWT
1.
Al-Khaliq(
Maha menciptakan) Allah SWT
Peserta
didik mentadaburi kebesaran Allah SWT dalam menciptakan air dengan sifat fisik
dan massa jenis yang unik. Allah menciptakan air tidak hanya sebagai sumber
kehidupan, tetapi juga menetapkan hukum fisika (gaya ke atas) yang memungkinkan
kapal-kapal raksasa bermuatan ribuan ton dapat berlayar dengan stabil di atas
lautan luas
2
Al
Hafiz (Maha Memelihara)
Peserta
didik memahami bagaimana Allah SWT memelihara keseimbangan ekosistem perairan
dan kestabilan bumi melalui hukum-hukum fluida. Contohnya adalah bagaimana
ikan, paus, dan berbagai biota laut dapat mengatur posisi tubuh mereka di
berbagai kedalaman air (melayang atau mengapung) berkat sistem organ yang
selaras dengan prinsip fisika penjagaan dari-Nya.
1.
Ar
Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
Peserta
didik menyadari bahwa jalur distribusi rezeki di muka bumi ini sangat luas,
salah satunya melalui lautan. Dengan prinsip Archimedes, manusia mampu
merancang kapal kargo, kapal nelayan, dan jalur transportasi laut untuk
mengantarkan rezeki (pangan, barang, dan manfaat) antar-pulau dan antar-negara.
ASESMEN
Setelah
melihat materi tersebut , mohon untuk dipahami materinya dan mengerjakan
aktivitas terlampir sebagai berikut
KESIMPULAN
MATERI
Hukum
Archimedes membahas tentang gaya apung atau gaya ke atas yang dialami oleh
benda saat dicelupkan ke dalam zat cair.
Bunyi
Hukum Archimedes
“Suatu
benda yang dicelupkan sebagian atau seluruhnya ke dalam fluida (zat cair atau
gas), akan mengalami gaya ke atas yang besarnya sama dengan berat fluida yang
dipindahkan oleh benda tersebut
Ketika
benda berada di dalam zat cair, terdapat 3 kondisi melayang, mengapung dan
tenggelam.
Rumus
Hukum Archimedes
Besar
gaya ke atas dapat dihitung dengan persamaan:
(Fa=rho.
G. V)
Akibat gaya ke
atas, berat benda di dalam air (Wa) terasa lebih ringan daripada berat benda di
udara (Wu)\(W_{f}=W_{u}-F_{a}\)
KESIMPULAN HASIL
PEMBELAJARAN
Secara umum, tingkat pemahaman peserta didik pada
materi tekanan zat cair ( Hukum Archimedes) menunjukkan peningkatan yang
positif. Proses pembelajaran yang dilakukan secara bertahap berhasil
mengantarkan peserta didik dari penguasaan konsep dasar hingga kesadaran
kontekstual yang mendalam.
Perkembangan pemahaman
tersebut terbagi ke dalam tiga tahapan utama:
1.
Tahap Pemahaman
Awal (Surface Learning / Mengenal & Mengingat)
Peserta
didik mampu mengidentifikasi komponen dasar, menghafal atau mengingat kembali
rumus tekanan hidrostatis dan Hukum Archimedes, serta mengenali
variabel-variabel penentu seperti massa jenis zat cair (rho), kedalaman (h),
percepatan gravitasi (g), dan volume benda yang tercelup.
2.
Tahap Pemahaman
Mendalam (Deep Learning / Menganalisis & Menalar)
Peserta
didik mulai mampu menghubungkan konsep sebab-akibat secara logis. Mereka
memahami mengapa tekanan hidrostatis semakin besar pada kedalaman tertentu,
serta mampu menganalisis kondisi mekanis mengapa suatu benda bisa terapung,
melayang, atau tenggelam berdasarkan perbandingan antara berat benda ($w$)
dan gaya ke atas (Fa).
3.
Tahap Aksi
Nyata & Kesadaran Kontekstual (Transfer Learning / Mengaplikasikan &
Merefleksikan)
Peserta
didik berhasil mengaplikasikan pemahaman sains ke dalam penyelesaian masalah
nyata—seperti melalui proyek uji coba muatan kapal plastisin atau perancangan
purwarupa sederhana. Pada tahap ini, mereka juga merefleksikan nilai-nilai
keimanan dengan mentadaburi kebesaran Allah SWT (Al-Khaliq, Al-Hafiz,
dan Ar-Razzaq) di balik
keteraturan hukum fluida di alam semesta.












Tidak ada komentar:
Posting Komentar