Selasa, 13 Oktober 2026

Kelas IXC Jam Ke 1-3 dan Kelas IXD Jam Ke 4-5

 

Kelas IXC  Jam Ke 1-3  dan Kelas IXD  Jam Ke 4-5

 







 

IDENTITAS

               

Nama Guru                                            : Wulan Aida Permata Dewi, S.Pd

Mapel Pelajaran                                     : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Hari/Tanggal                                          : Selasa/ 13 Oktober  2026

Fase/ Kelas                                            : D /   Kelas IXC  Jam Ke 1-3

                                                                Kelas IXD  Jam Ke 4-5

Materi                                                  : Tekanan Zat Gas Aplikasi pada Tekanan Zat

 

Pertemuan                                              :3

 

CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)  :

Peserta didik mampu menganalisis konsep tekanan pada zat gas (tekanan udara) dan kaitannya dengan fenomena alam serta teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

 

TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Peserta didik dapat menganalisis konsep tekanan pada zat gas (tekanan udara)

Peserta didik dapat menganalisis penerapan tekanan zat

 

Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan prinsip: Berkesadaran (mindful), Bermakna (meaningful), dan Menggembirakan (joyful), melalui pengalaman belajar:

Mindfull ( Berkesadaran), Peserta didik   menyadari secara penuh dengan breathing (kesadaran bernapas). Peserta didik menyadari bagaimana udara masuk dan keluar dari paru-paru akibat perbedaan tekanan.

Meaningful ( Bermakna), Peserta didik   mengeksplorasi keterkaitan materi dengan teknologi nyata, seperti cara kerja balon udara, pompa hidrolik sederhana, atau sistem kerja rem hidrolik pada kendaraan.

Peserta didik dapat merefleksikan kerja tubuh mereka sendiri (misalnya mengukur denyut nadi atau tekanan darah simulasi,  menyadari betapa sempurnanya sistem biologis ciptaan Tuhan.

Joyful (Menyenangkan)  Peserta didik menjawab  berisi pertanyaan  yaitu Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

 

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

 

1.Eksplorasi Struktur & Fungsi

Peserta didik mampu mengaitkannya dengan fungsi atau fenomena tekanan gas yang dihasilkan

 

2.Pemahaman Proses Biologis

Peserta didik memahami mekanisme tahapan proses biologis yang digerakkan oleh prinsip fisika tekanan gas.

 

3.Kesadaran & Aksi Nyata

Peserta didik dapat melakukan teknik pernapasan sadar (mindful breathing) sambil merefleksikan seberapa bersih udara yang mereka hirup dan bagaimana menjaga kesehatan paru-paru dari polusi atau rokok yang mengganggu sistem tekanan/fungsi alveolus.

 

 

 

MATERI

Materi pembelajaran terlampir sebagai berikut














 














Video pembelajaran  materi Tekanan  terlampir sebagai berikut

https://www.youtube.com/watch?v=I_loNPrUX2A 



Adab & Kebesaran Allah:

Peserta didik menerapkan 3 sifat agung Allah SWT

1.Al-Khaliq( Maha menciptakan) Allah SWT

Peserta didik menyadari Allah menciptakan gas/udara lengkap dengan sifat-sifat fisiknya (memiliki massa, menempati ruang, dan memberikan tekanan) serta mendesain hukum alam (sunnatullah) seperti Hukum Boyle (P1 V1 = P2 V2) dengan sempurna.

 

2.Al Hafiz (Maha Memelihara)

Peserta didik memahami penerapan tekanan gas pada sistem pernapasan manusia. Saat diafragma bergerak, volume paru-paru membesar, tekanan udara di dalam paru-paru mengecil, sehingga udara otomatis mengalir masuk. Proses ini bekerja otomatis 24 jam sehari tanpa perlu kita perintahkan secara manual.Syukur atas nikmat bernapas dengan mudah dan Tanggung Jawab (Amanah) dalam menjaga kesehatan organ pernapasan

 

3.Ar Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Peserta didik memahami  tekanan gas sebagai sarana penyalur rezeki. Tanpa adanya tekanan gas dan angin (pergerakan udara dari tekanan tinggi ke rendah), awan hujan tidak akan berpindah untuk membasahi bumi, penyerbukan tanaman tidak terjadi, dan teknologi bermanfaat seperti balon udara atau pompa hidrolik/pneumatik tidak akan pernah ada. Oksigen yang kita hirup secara gratis setiap detik adalah rezeki tak terhingga dari Ar-Razzaq melalui perantara mekanisme tekanan gas.

 

ASESMEN

Setelah melihat materi tersebut , mohon untuk dipahami materinya dan mengerjakan aktivitas terlampir sebagai berikut

 



 

KESIMPULAN MATERI

Gas juga memiliki berat dan memberikan tekanan ( menekan) ke segala arah.

Tekanan gas terbagi 2 :

  1. Gas Terbuka (Tekanan Udara/Atmosfer)
  2. Gas diruang tertutup

Tekanan Udara Terbuka Tekanan yang dihasilkan oleh berat kolom udara di atmosfer bumi yang menekan ke segala arah,  Diukur menggunakan barometer.

Contoh Kejadian: Angin darat dan angin laut, telinga berdengung saat naik pesawat, atau air yang lebih cepat mendidih di pegunungan.

Tekanan Udara Tertutup Tekanan gas yang berada di dalam wadah atau ruangan.  Diukur menggunakan manometer

Contoh Kejadian: Tekanan udara pada ban kendaraan, balon udara, tabung gas LPG, atau proses pernapasan saat udara masuk dan keluar dari paru-paru

 

KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN

 

Secara umum, tingkat pemahaman peserta didik pada materi tekanan zat gas  menunjukkan peningkatan yang positif. Proses pembelajaran yang dilakukan secara bertahap berhasil mengantarkan peserta didik dari penguasaan konsep dasar hingga kesadaran kontekstual yang mendalam.

Perkembangan pemahaman tersebut terbagi ke dalam tiga tahapan utama:

1. Tahap Pemahaman Awal (Surface Learning / Mengenal & Mengingat)

Peserta didik mengenal konsep dasar bahwa gas memiliki massa, menempati ruang, dan memberikan tekanan ke segala arah. Mereka mengingat kembali istilah-istilah penting (seperti volume, tekanan, suhu, dan partikel gas).

2. Tahap Pemahaman Mendalam (Deep Learning / Menganalisis & Menalar)

 

Peserta didik mulai menganalisis hubungan antarvariabel (misalnya bagaimana perubahan volume rongga dada mengubah tekanan udara di paru-paru) serta mengaitkan struktur organ dengan fungsi biologisnya.

 

3. Tahap Aksi Nyata & Kesadaran Kontekstual (Transfer Learning / Mengaplikasikan & Merefleksikan)

Pada tahap akhir, peserta didik berhasil mentransfer konsep tekanan gas ke dalam situasi dunia nyata, teknologi, pemecahan masalah kesehatan, mitigasi lingkungan, maupun pembuatan produk sederhana.

 

 

 

 

 


Kelas IXB Jam Ke 8-10

 

Kelas IXB  Jam Ke 8-10






 

 

IDENTITAS

               

Nama Guru                                            : Wulan Aida Permata Dewi, S.Pd

Mapel Pelajaran                                     : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Hari/Tanggal                                          : Selasa/ 13 Oktober  2026

Fase/ Kelas                                            : D /   Kelas IXD  Jam Ke 4-6

Materi                                                    : Tekanan Zat Cair

Pertemuan                                              : 2

 

CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)  :

Peserta didik mampu memahami konsep tekanan pada zat cair (hidrostatis), faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta mampu mengaitkan konsep tersebut dengan fenomena alam dan teknologi di sekitar.

 

TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Peserta didik dapat menganalisis tekanan zat cair

 

Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan prinsip: Berkesadaran (mindful), Bermakna (meaningful), dan Menggembirakan (joyful), melalui pengalaman belajar:

Mindfull ( Berkesadaran), Peserta didik   menyadari secara penuh proses perubahan posisi air saat selang/pipa penghubung dibuka, melatih fokus dan kepekaan indra terhadap fenomena alam

Meaningful ( Bermakna), Peserta didik   mengaitkan konsep hukum bejana berhubungan dengan teknologi nyata di sekitar, seperti cara kerja teko air, menara air bersih, kunci air pada saluran pembuangan, dan alat penyipat datar (waterpass) yang digunakan tukang bangunan.

Peserta didik menyimpulkan makna konseptual bahwa zat cair sejenis dalam bejana berhubungan selalu berada pada bidang datar yang sama, terlepas dari bentuk wadahnya.

Joyful (Menyenangkan)  Peserta didik menjawab  berisi pertanyaan  yaitu Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

 

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

 

1.Eksplorasi Struktur & Fungsi

Peserta didik mampu mengidentifikasi karakteristik fisik berbagai bentuk wadah atau pipa yang saling terhubung serta mengenali bagian-bagian sistem bejana berhubungan..

 

2.Pemahaman Proses Biologis

Peserta didik dapat menjelaskan alasan mengapa permukaan zat cair sejenis selalu berada pada bidang datar yang sama meskipun bentuk wadahnya berbeda.

Peserta didik dapat memahami hukum dasar bejana berhubungan secara konseptual

 

3.Kesadaran & Aksi Nyata

Peserta didik dapat menyebutkan penerapan bejana berhubungan dalam kehidupan sehari-hari (seperti waterpass tukang bangunan, menara air bersih, dan teko air).

 

 

MATERI

Materi pembelajaran terlampir sebagai berikut



































Video pembelajaran  materi Tekanan  terlampir sebagai berikut


Adab & Kebesaran Allah:

Peserta didik menerapkan 3 sifat agung Allah SWT

1.Al-Khaliq( Maha menciptakan) Allah SWT

Peserta didik menyadari bahwa hukum-hukum fisika, termasuk sifat air yang selalu mencari bidang datar dalam bejana berhubungan, diciptakan oleh Allah SWT dengan sangat teliti dan sempurna tanpa cacat.

Penerapan peserta didik dapat  mengagumi kebesaran Allah SWT yang menciptakan zat cair dengan sifat alir yang unik, sehingga air dapat dimanfaatkan dengan mudah oleh seluruh makhluk hidup di bumi.

 

2.Al Hafiz (Maha Memelihara)

Peserta didik memahami bagaimana Allah SWT menjaga keseimbangan alam (sunnatullah) melalui hukum kesetimbangan cairan, di mana sistem hidrostatis bekerja secara teratur untuk memelihara kestabilan kehidupan.

3.Ar Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Peserta didik merefleksikan bahwa air adalah salah satu bentuk rezeki terbesar dari Allah SWT yang mengalir ke berbagai penjuru bumi melalui sistem hidrologi dan teknologi sederhana (seperti saluran air dan menara air).Mensyukuri nikmat air dengan cara menggunakan dan mendistribusikannya secara bijak, serta tidak melakukan pemborosan air sebagai bentuk tanggung jawab menjaga rezeki Allah.

 

ASESMEN

Setelah melihat materi tersebut , mohon untuk dipahami materinya dan mengerjakan aktivitas terlampir sebagai berikut

 

 



KESIMPULAN MATERI

 

Hukum Bejana Berhubungan

Berbunyi : permukaan zat cair yang sejenis dan dalam keadaan diam pada beberapa wadah yang saling terhubung akan selalu berada pada satu bidang datar dengan ketinggian yang sama, tanpa dipengaruhi oleh bentuk atau volume wadah tersebut.

Jika bejana berisi dua zat cair berbeda massa jenis (ρ₁ dan ρ₂), ketinggian permukaan dari batas bawah cairan (h₁ dan h₂) tidak sama, dengan persamaan

P1= P2

P1.g. h1 = p2. g. h2

P1.h1= P2.h2

 

Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari
Teko air
Pemanas Air
Waterpass (alat ukur kerataan)
Sistem irigasi
Menara air dan saluran distribusi air bersih

 

 

KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN

 

Secara umum, tingkat pemahaman peserta didik pada materi tekanan zat cair ( Bejana Berhubungan) menunjukkan peningkatan yang positif. Proses pembelajaran yang dilakukan secara bertahap berhasil mengantarkan peserta didik dari penguasaan konsep dasar hingga kesadaran kontekstual yang mendalam.

Perkembangan pemahaman tersebut terbagi ke dalam tiga tahapan utama:

1. Tahap Pemahaman Awal (Surface Learning / Mengenal & Mengingat)

Pada tahap ini, peserta didik mulai mengenal dan mengingat konsep dasar terkait bentuk wadah dan sifat zat cair.Mereka mampu mengidentifikasi berbagai bentuk wadah yang saling terhubung (seperti pipa U atau selang transparan) serta mengamati bahwa zat cair dapat mengalir bebas melalui celah penghubung tersebut.

 

2. Tahap Pemahaman Mendalam (Deep Learning / Menganalisis & Menalar)

Pada tahap ini, peserta didik diajak untuk menganalisis dan menalar mengapa permukaan zat cair sejenis selalu berada pada bidang datar yang sama, terlepas dari bentuk wadahnya.

 

3. Tahap Aksi Nyata & Kesadaran Kontekstual (Transfer Learning / Mengaplikasikan & Merefleksikan)

Pada tahap akhir, peserta didik berhasil mentransfer ilmu yang didapat ke dalam kehidupan sehari-hari (kontekstual).Mereka mampu mengaitkan konsep bejana berhubungan dengan teknologi nyata seperti pembuatan waterpass, menara air bersih, dan teko.

Diintegrasikan dengan sifat Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki), peserta didik juga menumbuhkan kesadaran untuk mensyukuri nikmat air serta menggunakannya secara bijak dan tidak boros sebagai bentuk aksi nyata.

 

 


Senin, 12 Oktober 2026

Kelas IXC Jam Ke 9-10

 

Kelas IXC  Jam Ke 9-10






IDENTITAS

               

Nama Guru                                            : Wulan Aida Permata Dewi, S.Pd

Mapel Pelajaran                                     : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Hari/Tanggal                                          : Senin/ 12 Oktober  2026

Fase/ Kelas                                            : D /   Kelas IXC  Jam Ke 9-10

Materi                                                    : Tekanan Zat Cair

Pertemuan                                              : 2

 

CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)  :

Peserta didik mampu memahami konsep tekanan pada zat cair (hidrostatis), faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta mampu mengaitkan konsep tersebut dengan fenomena alam dan teknologi di sekitar.

 

TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Peserta didik dapat menganalisis tekanan zat cair

 

Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan prinsip: Berkesadaran (mindful), Bermakna (meaningful), dan Menggembirakan (joyful), melalui pengalaman belajar:

Mindfull ( Berkesadaran), Peserta didik  menyadari fenomena tekanan di sekitar mereka, dan merefleksikan konsep secara sadar sebelum masuk ke rumus.

Peserta didik merentangkan tangan, lalu menekan telapak tangan satu sama lain menggunakan gaya kecil, lalu gaya besar.

Peserta didik  diajak mengamati benda sehari-hari (seperti jarum suntik atau rem cakram sepeda) dan menyadari bahwa prinsip fisika bekerja senyap di balik teknologi tersebut.

Meaningful ( Bermakna), Peserta didik   Menghubungkan materi dengan kehidupan nyata, teknologi, dan pemecahan masalah kontekstual bagaimana bengkel mobil mencuci atau mengangkat mobil berat hanya dengan menekan tombol kecil pada hydraulic lift (dongkrak hidraulik)."Bagaimana gaya yang kecil dari tangan kita bisa mengangkat beban seberat mobil?"

Penerapan Rumus yang Bermakna: Rumus Hukum Pascal tidak sekadar dihafal, tetapi dipahami sebagai "pertukaran" antara luas penampang dan besar gaya, di mana tekanan zat cair di dalam ruang tertutup diteruskan ke segala arah sama besar.

Joyful (Menyenangkan)  Peserta didik mengikuti kuis  berisi pertanyaan seputar Hukum Pascal dan dapat kamu gunakan sebagai kartu pertanyaan dalam permainan Ular Tangga Fisika

 

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

 

1.      Eksplorasi Struktur & Fungsi

Peserta didik mampu mengidentifikasi komponen-komponen utama pada sistem Hukum Pascal (luas penampang kecil A1, luas penampang besar A2, gaya input F1, gaya output F2, dan zat cair sebagai media perantara

.

 

2.      Pemahaman Proses Biologis

 

Peserta didik mampu menghubungkan konsep tekanan zat cair ini dengan fenomena sistemik dalam kehidupan sehari-hari

 

3.Kesadaran & Aksi Nyata

Peserta didik mampu merefleksikan pentingnya pemanfaatan Hukum Pascal dalam teknologi modern (seperti rem hidrolik mobil, dongkrak bengkel, dan kursi dokter gigi) untuk memudahkan kehidupan manusia secara aman.

 

MATERI

Materi pembelajaran terlampir sebagai berikut


























Video pembelajaran  materi Tekanan  terlampir sebagai berikut





Adab & Kebesaran Allah:

Peserta didik menerapkan 3 sifat agung Allah SWT

1.      Al-Khaliq( Maha menciptakan) Allah SWT

Peserta didik diajak menyadari bahwa hukum-hukum fisika, seperti bagaimana cairan tidak dapat dimampatkan (incompressible) dan meneruskan tekanan ke segala arah sama besar, bukanlah sesuatu yang terjadi secara kebetulan. Semuanya diciptakan oleh Allah dengan hukum alam (sunnatullah)

 

2.      Al Hafiz (Maha Memelihara)

Peserta didik dapat memelihara keseimbangan alam. Dalam konteks fluida dan tekanan, darah di dalam tubuh manusia mengalir dan memberikan tekanan yang terjaga stabil ke seluruh jaringan tubuh tanpa pecah, berkat sistem pemeliharaan Allah yang maha sempurna.

3.      Ar Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Allah dapat memudahkan berbagai sarana bagi manusia untuk bertahan hidup dan mencari penghidupan. Hukum Pascal yang diterapkan pada teknologi modern (seperti dongkrak mobil di bengkel, mesin pengangkat barang di pelabuhan) adalah bentuk rezeki berupa kemudahan akal dan teknologi agar manusia bisa bekerja lebih efisien.

 

ASESMEN

Setelah melihat materi tersebut , mohon untuk dipahami materinya dan mengerjakan aktivitas terlampir sebagai berikut

 






KESIMPULAN MATERI

Blaise Pascal, seorang ilmuwan asal Prancis, ketika tekanan diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup, tekanan tersebut akan diteruskan ke segala arah dengan besar yang sama

Bunyi Hukum Pascal : Tekanan yang diberikan  kepada suatu zat cair dalam suatu ruang tertutup akan diteruskan oleh zat cair itu ke segala arah sama besar(sama kuat)

Rumus Hukum Pascal

Secara matematis, rumus Hukum Pascal dapat dituliskan sebagai berikut:

F1/A1 = F2/A2

Manfaat Hukum Pascal dalam Kehidupan Sehari-hari

Sistem hidrolik merupakan sebuah rangkaian sistem yang menggunakan media fluida untuk memperoleh gaya yang lebih besar dari gaya awal yang dikeluarkan atau memanfaatkan Hukum Pascal.
Hukum ini dimanfaatkan di dalam berbagai peralatan teknik yang membantu pekerjaan manusia, seperti dongkrak hidrolik, mesin hidrolik pengangkat mobil, dan rem hidrolik, dll.

 

KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN

 

Secara umum, tingkat pemahaman peserta didik pada materi tekanan zat cair ( Hukum Pascal) menunjukkan peningkatan yang positif. Proses pembelajaran yang dilakukan secara bertahap berhasil mengantarkan peserta didik dari penguasaan konsep dasar hingga kesadaran kontekstual yang mendalam.

Perkembangan pemahaman tersebut terbagi ke dalam tiga tahapan utama:

1. Tahap Pemahaman Awal (Surface Learning / Mengenal & Mengingat)

·         Fokus Capaian: Peserta didik mampu mengidentifikasi komponen dasar dan struktur alat peraga (seperti luas penampang, besar gaya, dan zat cair sebagai media perantara).

·         Pada tahap ini, sebagian besar peserta didik mulai mengenali terminologi fisika terkait tekanan, menghafal variabel rumus F1/A1 = F2/A2, serta menyadari fenomena fisik sederhana melalui latihan pengamatan langsung (seperti merasakan sensasi tekanan pada percobaan sederhana).

2. Tahap Pemahaman Mendalam (Deep Learning / Menganalisis & Menalar)

·         Fokus Capaian: Peserta didik mampu menganalisis mekanisme transmisi tekanan zat cair dalam ruang tertutup dan melakukan perhitungan matematis secara logis.

·         Peserta didik tidak lagi sekadar menghafal rumus, melainkan mulai memahami esensi bagaimana gaya kecil dapat melipatgandakan gaya angkat. Mereka aktif bernalar menghubungkan hubungan proporsional antara luas penampang dan besarnya gaya yang dihasilkan.

3. Tahap Aksi Nyata & Kesadaran Kontekstual (Transfer Learning / Mengaplikasikan & Merefleksikan)

·         Fokus Capaian: Peserta didik mampu mengaplikasikan konsep ke dalam proyek praktis serta merefleksikan nilai-nilai kebermaknaan dan kebesaran Sang Pencipta.Selain itu, mereka mampu merefleksikan bagaimana keteraturan hukum fisika ini merupakan wujud keteraturan ciptaan Allah (Al-Khaliq, Al-Hafiz, dan Ar-Razzaq) yang memberikan kemudahan serta kebermanfaatan besar bagi kehidupan manusia.