Kelas
IXC Jam Ke 1-3 , Kelas IXD
Jam Ke 4-5 dan Kelas IXB Jam Ke
8-10
IDENTITAS
Nama
Guru :
Wulan Aida Permata Dewi, S.Pd
Mapel
Pelajaran :
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Hari/Tanggal
:
Selasa/ 15 September 2026
Fase/
Kelas :
D / Kelas IXC Jam Ke 1-3
Kelas IXD
Jam Ke 4-5
Kelas IXB
Jam Ke 9-10
Materi :
Tekanan Zat Padat
Pertemuan :
1
CAPAIAN
PEMBELAJARAN (CP) :
Peserta
didik mampu memahami konsep tekanan pada zat padat, menganalisis faktor-faktor
yang mempengaruhinya, serta menerapkan konsep tersebut dalam pemecahan masalah
di kehidupan sehari-hari.
TUJUAN
PEMBELAJARAN (TP)
Peserta
didik dapat menganalisis tekanan zat padat, cair, dan gas
Pendekatan
Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan prinsip: Berkesadaran (mindful),
Bermakna (meaningful), dan Menggembirakan (joyful), melalui pengalaman belajar:
Mindfull (
Berkesadaran), Peserta
didik
mengamati dan membandingkan sensasi saat berdiri menggunakan alas kaki datar
versus alas kaki berujung lancip (seperti sepatu hak tinggi) di atas spons atau
tanah liat, lalu merefleksikan mengapa rasanya berbeda.
Meaningful ( Bermakna), Peserta didik dapat mengaitkan
fenomena tersebut dengan alasan mengapa fondasi bangunan dibuat lebih lebar di
bagian bawah atau mengapa pisau harus diasah agar tajam.
Joyful
(Menyenangkan) Peserta didik melakukan Demonstrasi
interaktif "Tantangan Paku" (uji coba menekan benda dengan berbagai
luas permukaan) yang dikemas dalam bentuk investigasi kelompok kecil
ALUR TUJUAN
PEMBELAJARAN
1.
Eksplorasi
Struktur & Fungsi
Peserta
didik mampu menyelidiki hubungan antara gaya tekan dan luas bidang sentuh
terhadap besar tekanan yang dihasilkan melalui percobaan langsung.
2.
Pemahaman Proses Biologis
Peserta
didik dapat menghubungkan konsep fisika tekanan dengan kelangsungan hidup
organisme di habitatnya.
3.Kesadaran & Aksi Nyata\
Peserta didik mampu merancang solusi atau mengevaluasi penerapan
teknologi dan aktivitas
sehari-hari yang memanfaatkan prinsip tekanan zat padat
MATERI
Materi
pembelajaran terlampir sebagai berikut
Video pembelajaran materi Tekanan terlampir sebagai berikut
https://www.youtube.com/watch?v=oEOtXzqwwAs
Adab
& Kebesaran Allah:
Peserta
didik menerapkan 3 sifat agung Allah SWT:
1.
Al-Khaliq(
Maha menciptakan) Allah SWT
Peserta didik dapat menyimpulkan
definisi tekanan zat padat berdasarkan data pengamatan ilmiah serta mengucapkan
tasbih sebagai bentuk kekaguman atas keteraturan hukum fisika (sunnatullah)
yang diciptakan oleh Al-Khaliq.
2.
Al
Hafiz (Maha Memelihara)
Peserta
didik merenungkan bahwa sifat Al-Hafiz Allah tampak nyata pada bagaimana alam dan
tubuh makhluk didesain tahan terhadap berbagai tekanan fisik, sehingga makhluk
tersebut tetap terlindungi dan lestari.
Ar
Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
Peserta
didik dapat mengevaluasi pemanfaatan
prinsip tekanan zat padat dalam teknologi sehari-hari dan merefleksikannya
sebagai bentuk keluasan rezeki dan fasilitas dari Allah SWT.
ASESMEN
Setelah
melihat materi tersebut , mohon untuk dipahami materinya dan mengerjakan
aktivitas terlampir sebagai berikut
KESIMPULAN
MATERI
Tekanan
adalah gaya yang bekerja pada suatu bidang per satuan luas.
Tekanan
dipengaruhi oleh gaya (F) dan luas bidang (A)
Secara
sistematis, tekanan dapat dituliskan
:
P=
F
A
Contoh
tekanan zat adalah spatu hak tinggi, sepatu salju, Contohnya lain ketika
berjalan di tanah berlumpur, lebih mudah menggunakan sepatu boot agar tidak
masuk ke tenah lumpur
daripada menggunakan sepatu dengan pijakan sempit.
KESIMPULAN HASIL
PEMBELAJARAN
Secara umum, tingkat pemahaman peserta didik pada materi tekanan zat padat
menunjukkan peningkatan yang positif. Proses pembelajaran yang dilakukan secara
bertahap berhasil mengantarkan peserta didik dari penguasaan konsep dasar
hingga kesadaran kontekstual yang mendalam.
Perkembangan pemahaman tersebut terbagi ke dalam tiga
tahapan utama:
Tahap
1: Pemahaman Awal (Surface
Learning / Mengenal & Mengingat)
Pada tahap ini, peserta
didik berhasil membangun fondasi kognitif dengan mengenali konsep dasar tekanan
zat padat. Melalui observasi dan eksperimen sederhana (seperti membandingkan
tancapan paku atau benda runcing dan tumpul), mereka mampu mengidentifikasi
variabel gaya tekan (F) dan luas bidang sentuh (A),
Tahap
2: Pemahaman Kontekstual & Fungsional (Deepening Learning / Menganalisis
Hubungan)
Pada
tahap ini, pemahaman peserta didik meningkat ke tingkat yang lebih analitis.
Mereka tidak hanya menghafal rumus, tetapi mampu mengaitkan konsep tekanan zat
padat dengan realitas di sekitar—mulai dari analisis adaptasi morfologi makhluk
hidup (seperti bentuk telapak kaki hewan) hingga aplikasi teknologi buatan
manusia (seperti struktur fondasi bangunan, alat pemotong, dan kendaraan) yang
memanfaatkan prinsip perbandingan besar kecilnya luas permukaan.
Tahap 3: Pemahaman Bermakna &
Kesadaran Diri
Pada
tahap akhir ini, pembelajaran mencapai esensi yang utuh di mana peserta didik
mampu merefleksikan keteraturan hukum fisika dengan kebesaran ciptaan Tuhan.
Mereka menyadari bahwa setiap prinsip sains memiliki fungsi dan hikmah yang
luar biasa dalam menjaga keseimbangan alam, sehingga menumbuhkan sikap bijak,
rasa ingin tahu yang tinggi, serta kepedulian dalam memanfaatkan ilmu
pengetahuan untuk kehidupan sehari-hari secara bertanggung jawab.








_page-0001.jpg)
.jpg)





















