Kelas
VIII D Jam Ke 1-2 dan Kelas VIII C Jam Ke 4-5
IDENTITAS
Nama
Guru :
Wulan Aida Permata Dewi, S.Pd
Mata
Pelajaran :
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Hari/Tanggal
:
Jumat / 25 September 2026
Fase/
Kelas :
D / Kelas VIII D Jam Ke 1-2
Kelas VIII C Jam Ke 4-5
Materi :
Gangguan/ Penyakit Sistem Peredaran Darah
Pertemuan :
2
CAPAIAN
PEMBELAJARAN (CP) :
Peserta
didik mampu mengetahui tentang struktur dan fungsi organ organ peredaran darah,
penyakit-penyakit yang berhubungan dengan sistem peredaran darah, dan bagaimana
cara memelihara sistem peredaran darah
TUJUAN
PEMBELAJARAN (TP)
Peserta didik
dapat mengetahui tentang struktur dan
fungsi organ-organ peredaran darah, penyakit-penyakit yang berhubungan dengan
sistem peredaran darah, dan bagaimana cara memelihara sistem peredaran darah
Pendekatan
Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan prinsip: Berkesadaran (mindful),
Bermakna (meaningful), dan Menggembirakan (joyful), melalui pengalaman belajar:
Mindfull ( Berkesadaran),
Peserta didik diminta duduk tenang, melakukan mindfulness singkat selama
2 menit. Minta mereka duduk tenang, meraba denyut nadi di pergelangan tangan
atau leher, dan merasakan ritme detak jantung mereka sendiri. Bayangkan
jantungmu bekerja tanpa henti sejak kamu lahir tanpa pernah meminta cuti.
Bagaimana perasaanmu terhadap kerja keras organ tubuhmu ini? Apa yang terjadi
jika aliran darah itu terganggu?"
Meaningful
( Bermakna), Peserta didik menganalisis penyebab, gejala, dan solusi
pencegahannya, lalu menyadari bahwa pilihan gaya hidup harian mereka hari ini
menentukan kesehatan jantung mereka di masa depan
Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran melalui permainan interaktif seperti Diagnosis Kasus Misteri
(Medical Detective), dilanjutkan dengan sesi refleksi dan soal latihan.
ALUR
TUJUAN PEMBELAJARAN
1.
Tahap
Pengenalan Konsep (Eksplorasi) : Peserta didik diajak membuka kesadaran diri (mindfulness) dan mengeksplorasi
fenomena awal terkait kondisi tubuh mereka sebelum masuk ke materi teoretis
2.
Tahap
Pendalaman: Peserta didik dapat menggali
konsep ilmiah mengenai jenis-jenis gangguan peredaran darah (seperti Anemia,
Hipertensi, Jantung Koroner, Hemofilia, dan Leukimia) dan mengaitkannya dengan
kehidupan nyata.
3.
Tahap
Aplikasi dan Penyelidikan : Peserta
didik dapat menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan jantung serta
merancang solusi preventif terhadap gangguan sistem peredaran darah.
MATERI
Materi
pembelajaran terlampir sebagai berikut
Video
link pembelajaran Gangguan/ Kelainan sistem peredaran darah terlampir sebagai
berikut
https://www.youtube.com/watch?v=msP5CAyj8NM
Adab
& Kebesaran Allah:
Peserta
didik menerapkan 3 sifat agung Allah SWT:
1.
Al-Khaliq
(Maha Pencipta)
Peserta didik memiliki Rasa Kagum dan
Syukur (Ta'dzim):
Mengagungkan kesempurnaan ciptaan Allah SWT. Jantung manusia memompa sekitar
7.000 liter darah setiap hari, melewati pembuluh darah sepanjang ribuan
kilometer, tanpa pernah mogok sejak di dalam kandungan hingga akhir hayat.
2.
Al-Hafiz
(Maha Memelihara)
Peserta didik
dapat menyadari bahwa tubuh adalah amanah dari Allah yang harus dijaga dan
dipelihara (hifzhul badan).
Allah Al-Hafiz telah
menjaga keseimbangan sistem tubuh kita, namun manusia diberi akal untuk ikut
memelihara penjagaan tersebut.
3.
Ar-Razzaq
(Maha Pemberi Rezeki)
Peserta
didik dapat berniat bahwa ilmu tentang
menjaga kesehatan peredaran darah
ASESMEN
Setelah
melihat materi tersebut , mohon untuk dipahami materinya dan mengerjakan aktivitas
terlampir sebagai berikut
KESIMPULAN MATERI
Gangguan
peredaran darah seperti :
1.
Hipertensi. Hipertensi alias tekanan darah tinggi
(≥
140/90 mmHg). menyebabkan jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah. Jika
dibiarkan tanpa pengobatan, hipertensi dapat menyebabkan komplikasi, seperti
serangan jantung, stroke, atau bahkan gagal ginjal.
2.
Hipotensi adalah kondisi ketika tekanan darah jauh
lebih rendah dari seharusnya (di bawah 90/60 mmHg)
3.
Aterosklerosis. Aterosklerosis adalah penyempitan
atau pengerasan pembuluh darah karena adanya penumpukan lemak, kolesterol, dan
zat sisa lainnya di dinding pembuluh darah arteri, sehingga aliran darah
tersumbat
4.
Leukimia
(Kanker Darah)
Kanker darah yang menyebabkan produksi sel darah
putih tidak terkendali.
5.
Varises
adalah Pelebaran pembuluh darah vena yang sering terjadi di area kaki akibat penumpukan
darah
6.
Anemia: Kekurangan hemoglobin atau sel darah
merah sehingga tubuh kekurangan oksigen.
7.
Hemofilia
Gangguan pada sistem peredaran darah berupa darah
yang sukar atau tidak dapat membeku dengan normal.
8.
Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak mengalami
gangguan atau berkurang akibat penyumbatan / pecahnya pembuluh darah
9.
Penyakit jantung koroner
Penyempitan pembuluh darah
yang menyuplai darah ke otot jantung
Cara menjaga sistem peredaran darah agar tetap lancar dan sehat adalah dengan mengkonsumsi makanan bergizi, rajin olahraga, banyak minum air putih, istirahat yang cukup, tidak merokok, dan mengelola aktivitas yang baik
KESIMPULAN HASIL
PEMBELAJARAN
Seiring berjalannya proses eksplorasi, pendalaman
konsep, serta penyelidikan, peserta didik mengalami transformasi pemahaman yang
luar biasa pada materi gangguan sistem peredaran darah—dari yang semula hanya
mengenal penyakit secara abstrak, kini mampu menganalisis penyebab, gejala,
hingga solusi pencegahan berbagai gangguan seperti anemia, hipertensi, jantung
koroner, hemofilia, dan leukemia secara ilmiah.
Melalui tahapan pembelajaran yang mendalam, peserta
didik tidak hanya menguasai kompetensi kognitif terkait bagaimana fungsi organ
peredaran darah dapat mengalami disfungsi akibat faktor genetik maupun gaya
hidup, tetapi juga membangun kesadaran spiritual dan emosional yang mendalam.
Pengalaman belajar yang berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful) terbukti berhasil
menumbuhkan rasa syukur yang nyata pada diri peserta didik. Hal ini tercermin
dari perubahan sikap dan komitmen kuat mereka untuk memperlakukan tubuh sebagai
amanah yang harus dijaga, serta diaplikasikan melalui pilihan gaya hidup sehat
dalam kehidupan sehari-hari.






















_page-0001.jpg)

_page-0001.jpg)
_page-0002.jpg)
_page-0003.jpg)
_page-0004.jpg)
_page-0005.jpg)
_page-0006.jpg)
