Rabu, 07 Oktober 2026

Kelas IXA Jam Ke 1-2

 

Kelas IXA  Jam Ke 1-2





IDENTITAS

               

Nama Guru                                            : Wulan Aida Permata Dewi, S.Pd

Mapel Pelajaran                                     : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Hari/Tanggal                                          : Rabu/ 7 Oktober  2026

Fase/ Kelas                                            : D /   Kelas IXA  Jam Ke 1-2

Materi                                                    : Tekanan Zat Cair

Pertemuan                                              : 2

 

CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)  :

Peserta didik mampu memahami konsep tekanan pada zat cair (hidrostatis), faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta mampu mengaitkan konsep tersebut dengan fenomena alam dan teknologi di sekitar.

 

TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Peserta didik dapat menganalisis tekanan zat cair

 

Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan prinsip: Berkesadaran (mindful), Bermakna (meaningful), dan Menggembirakan (joyful), melalui pengalaman belajar:

Mindfull ( Berkesadaran), Peserta didik  menyadari fenomena tekanan di sekitar mereka, dan merefleksikan konsep secara sadar sebelum masuk ke rumus.

Peserta didik merentangkan tangan, lalu menekan telapak tangan satu sama lain menggunakan gaya kecil, lalu gaya besar.

Peserta didik  diajak mengamati benda sehari-hari (seperti jarum suntik atau rem cakram sepeda) dan menyadari bahwa prinsip fisika bekerja senyap di balik teknologi tersebut.

Meaningful ( Bermakna), Peserta didik   Menghubungkan materi dengan kehidupan nyata, teknologi, dan pemecahan masalah kontekstual bagaimana bengkel mobil mencuci atau mengangkat mobil berat hanya dengan menekan tombol kecil pada hydraulic lift (dongkrak hidraulik)."Bagaimana gaya yang kecil dari tangan kita bisa mengangkat beban seberat mobil?"

Penerapan Rumus yang Bermakna: Rumus Hukum Pascal tidak sekadar dihafal, tetapi dipahami sebagai "pertukaran" antara luas penampang dan besar gaya, di mana tekanan zat cair di dalam ruang tertutup diteruskan ke segala arah sama besar.

Joyful (Menyenangkan)  Peserta didik mengikuti kuis  berisi pertanyaan seputar Hukum Pascal dan dapat kamu gunakan sebagai kartu pertanyaan dalam permainan Ular Tangga Fisika

 

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

 

1.      Eksplorasi Struktur & Fungsi

Peserta didik mampu mengidentifikasi komponen-komponen utama pada sistem Hukum Pascal (luas penampang kecil A1, luas penampang besar A2, gaya input F1, gaya output F2, dan zat cair sebagai media perantara

.

 

2.      Pemahaman Proses Biologis

 

Peserta didik mampu menghubungkan konsep tekanan zat cair ini dengan fenomena sistemik dalam kehidupan sehari-hari

 

3.Kesadaran & Aksi Nyata

Peserta didik mampu merefleksikan pentingnya pemanfaatan Hukum Pascal dalam teknologi modern (seperti rem hidrolik mobil, dongkrak bengkel, dan kursi dokter gigi) untuk memudahkan kehidupan manusia secara aman.

 

MATERI

Materi pembelajaran terlampir sebagai berikut


 


























Video pembelajaran  materi Tekanan  terlampir sebagai berikut

 https://www.youtube.com/watch?v=z0NiKlx1bTs  


Adab & Kebesaran Allah:

Peserta didik menerapkan 3 sifat agung Allah SWT

1.      Al-Khaliq( Maha menciptakan) Allah SWT

Peserta didik diajak menyadari bahwa hukum-hukum fisika, seperti bagaimana cairan tidak dapat dimampatkan (incompressible) dan meneruskan tekanan ke segala arah sama besar, bukanlah sesuatu yang terjadi secara kebetulan. Semuanya diciptakan oleh Allah dengan hukum alam (sunnatullah)

 

2.      Al Hafiz (Maha Memelihara)

Peserta didik dapat memelihara keseimbangan alam. Dalam konteks fluida dan tekanan, darah di dalam tubuh manusia mengalir dan memberikan tekanan yang terjaga stabil ke seluruh jaringan tubuh tanpa pecah, berkat sistem pemeliharaan Allah yang maha sempurna.

3.      Ar Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Allah dapat memudahkan berbagai sarana bagi manusia untuk bertahan hidup dan mencari penghidupan. Hukum Pascal yang diterapkan pada teknologi modern (seperti dongkrak mobil di bengkel, mesin pengangkat barang di pelabuhan) adalah bentuk rezeki berupa kemudahan akal dan teknologi agar manusia bisa bekerja lebih efisien.

 

ASESMEN

Setelah melihat materi tersebut , mohon untuk dipahami materinya dan mengerjakan aktivitas terlampir sebagai berikut

 



KESIMPULAN MATERI

Blaise Pascal, seorang ilmuwan asal Prancis, ketika tekanan diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup, tekanan tersebut akan diteruskan ke segala arah dengan besar yang sama

Bunyi Hukum Pascal : Tekanan yang diberikan  kepada suatu zat cair dalam suatu ruang tertutup akan diteruskan oleh zat cair itu ke segala arah sama besar(sama kuat)

Rumus Hukum Pascal

Secara matematis, rumus Hukum Pascal dapat dituliskan sebagai berikut:

F1/A1 = F2/A2

Manfaat Hukum Pascal dalam Kehidupan Sehari-hari

Sistem hidrolik merupakan sebuah rangkaian sistem yang menggunakan media fluida untuk memperoleh gaya yang lebih besar dari gaya awal yang dikeluarkan atau memanfaatkan Hukum Pascal.
Hukum ini dimanfaatkan di dalam berbagai peralatan teknik yang membantu pekerjaan manusia, seperti dongkrak hidrolik, mesin hidrolik pengangkat mobil, dan rem hidrolik, dll.

 

KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN

 

Secara umum, tingkat pemahaman peserta didik pada materi tekanan zat cair ( Hukum Pascal) menunjukkan peningkatan yang positif. Proses pembelajaran yang dilakukan secara bertahap berhasil mengantarkan peserta didik dari penguasaan konsep dasar hingga kesadaran kontekstual yang mendalam.

Perkembangan pemahaman tersebut terbagi ke dalam tiga tahapan utama:

1. Tahap Pemahaman Awal (Surface Learning / Mengenal & Mengingat)

·         Fokus Capaian: Peserta didik mampu mengidentifikasi komponen dasar dan struktur alat peraga (seperti luas penampang, besar gaya, dan zat cair sebagai media perantara).

·         Pada tahap ini, sebagian besar peserta didik mulai mengenali terminologi fisika terkait tekanan, menghafal variabel rumus F1/A1 = F2/A2, serta menyadari fenomena fisik sederhana melalui latihan pengamatan langsung (seperti merasakan sensasi tekanan pada percobaan sederhana).

2. Tahap Pemahaman Mendalam (Deep Learning / Menganalisis & Menalar)

·         Fokus Capaian: Peserta didik mampu menganalisis mekanisme transmisi tekanan zat cair dalam ruang tertutup dan melakukan perhitungan matematis secara logis.

·         Peserta didik tidak lagi sekadar menghafal rumus, melainkan mulai memahami esensi bagaimana gaya kecil dapat melipatgandakan gaya angkat. Mereka aktif bernalar menghubungkan hubungan proporsional antara luas penampang dan besarnya gaya yang dihasilkan.

3. Tahap Aksi Nyata & Kesadaran Kontekstual (Transfer Learning / Mengaplikasikan & Merefleksikan)

·         Fokus Capaian: Peserta didik mampu mengaplikasikan konsep ke dalam proyek praktis serta merefleksikan nilai-nilai kebermaknaan dan kebesaran Sang Pencipta.Selain itu, mereka mampu merefleksikan bagaimana keteraturan hukum fisika ini merupakan wujud keteraturan ciptaan Allah (Al-Khaliq, Al-Hafiz, dan Ar-Razzaq) yang memberikan kemudahan serta kebermanfaatan besar bagi kehidupan manusia.


Kelas VIII D Jam Ke 6-8

 

Kelas VIII D Jam Ke 6-8




 

IDENTITAS

 

Nama Guru                                            : Wulan Aida Permata Dewi, S.Pd

Mata Pelajaran                                       : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Hari/Tanggal                                          : Rabu / 7 Oktober  2026

Fase/ Kelas                                            : D / Kelas VIII D  Jam Ke 6-8

Materi                                                    :  Sistem Pernapasan Manusia

Pertemuan                                              : 1

 

CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)  :

Peserta didik mampu  mengetahui fungsi dan struktur organ-organ pernapasan, bahaya rokok, serta penyakitpenyakit akibat merokok

 

TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Peserta didik dapat  mengetahui fungsi dan struktur organ-organ pernapasan, bahaya rokok, perokok pasif, serta penyakit penyakit akibat merokok

 

Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan prinsip: Berkesadaran (mindful), Bermakna (meaningful), dan Menggembirakan (joyful), melalui pengalaman belajar:

Mindfull ( Berkesadaran), Peserta didik diminta sebelum masuk materi inti,  melakukan mindful breathing selama 1 menit—menutup mata, fokus merasakan udara masuk melalui hidung, dada mengembang, hingga udara dihembuskan perlahan.

Meaningful ( Bermakna), Peserta didik Mengaitkan mekanisme pertukaran gas di alveolus dengan bagian organ pernapasan

 

Joyful (Menyenangkan)  Peserta didik memahami organ serta cara kerja pernapasan melalui bagian anatomi pernapasan

 

 

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

 

1.      Tahap Pengenalan Konsep (Eksplorasi) : Peserta didik  melakukan praktik sadar (mindful breathing) selama 1–2 menit, lalu meraba dada dan perut mereka sendiri untuk merasakan gerakan saat bernapas.

2.      Tahap Pendalaman: Peserta didik dapat  menelaah fungsi spesifik setiap bagian saluran pernapasan (misalnya fungsi rambut getar/silia dan lendir di hidung dalam menyaring debu), mekanisme pernapasan dan volume pernapasan manusia

3.      Tahap Aplikasi dan Penyelidikan :  Peserta didik dapat menerapkan konsep yang telah dipelajari untuk memecahkan masalah nyata

 

MATERI

Materi pembelajaran terlampir sebagai berikut




 



















Video link pembelajaran sistem pernapasan  terlampir sebagai berikut

https://www.youtube.com/watch?v=hPJ2zmO-Z6o 


Adab & Kebesaran Allah:

Peserta didik menerapkan 3 sifat agung Allah SWT:

1.Al-Khaliq (Maha Pencipta)

Peserta didik menyadari bahwa tubuh manusia diciptakan dengan rancangan terbaik dan paling presisi tanpa ada cacat. Tidak ada teknologi buatan manusia yang mampu meniru efisiensi pertukaran gas di alveolus secara persis dalam ruang sekecil paru-paru. Ungkapan syukur melatih lisan dan hati untuk senantiasa bertasbih (Subhanallah) saat mempelajari fungsi setiap organ pernapasan yang bekerja otomatis, bahkan saat manusia sedang tidur.

 

2.Al-Hafiz (Maha Memelihara)

Peserta didik dapat menyadari bahwa sebagai bentuk adab kepada Sang Pemelihara, peserta didik berkomitmen menjaga kesehatan paru-paru miliknya dengan tidak merokok, menghindari polusi, serta menjauhi hal-hal yang dapat merusak sistem pernapasan (merusak titipan Allah).

 

3.Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Peserta didik dapat   menyadari bahwa oksigen bersih yang dihirup jutaan kali dalam sehari adalah rezeki paling mahal dari Allah Ar-Razzaq yang diberikan secara gratis dan tidak pernah putus, yang jika harus dibeli di rumah sakit (seperti tabung oksigen pasien) harganya sangat mahal.

 

ASESMEN

 

Setelah melihat materi tersebut , mohon untuk dipahami materinya dan mengerjakan aktivitas terlampir sebagai berikut

 

 




KESIMPULAN MATERI

Udara bergerak  masuk ke dalam tubuh melalui jalur berurutan Rongga Hidung- Faring – Laring – Trakea – Bronkus – Bronkiolus dan Alveolus

Pada saat bernapas ada 2 mekanisme yaitu menghirup udara (insipirasi) dan mengembuskan udara (ekspirasi) yang melibatkan pertukaran udara antara atmosfer dengan alveolus (paru-paru)

Berdasarkan cara melakukan inspirasi dan ekspirasi dan tempat terjadinya:

1.      Pernapasan dada yaitu berkontraksinya otot antartulang rusuk

2.      Pernapasan perut yaitu teknik bernapas dalam menggunakan otot diafragma (sekat rongga dada dan perut)

•      Volume paru-paru orang dewasa: 5-6 liter, terdiri dari:

•      Volume tidal (VT), volume cadangan inspirasi (VCI) / Komplementer , volume cadangan ekspirasi (VCE)/ Suplementer, volume residu (VR) .

•      Alat  yang digunakan untuk mencatat volume udara yang masuk dan keluar dari paru-paru disebut spirometer

 

 

KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN

Seiring berjalannya proses eksplorasi, pendalaman konsep, serta penyelidikan, peserta didik mengalami transformasi pemahaman yang luar biasa pada materi sistem pernapasan manusia. Melalui tahapan pembelajaran yang mendalam, peserta didik tidak sekadar menghafal nama-nama organ atau rumus pernapasan, melainkan berhasil membangun pemahaman utuh yang menyatukan sains, kesadaran diri, dan keimanan (Deep Learning).

Transformasi pemahaman tersebut terwujud melalui tiga dimensi utama:

1.      Transformasi Kognitif & Saintifik (Mendalam & Bermakna): Peserta didik mampu menghubungkan konsep abstrak—seperti perbedaan tekanan udara saat pernapasan dada dan perut serta proses difusi gas di alveolus—dengan kenyataan konkret di dalam tubuh mereka sendiri. Melalui penyelidikan aktivitas fisik, mereka menyadari secara logis mengapa tubuh membutuhkan suplai oksigen yang lebih banyak saat bergerak aktif.

2.      Transformasi Keterampilan & Kolaborasi (Joyful): Melalui pengalaman langsung , peserta didik aktif memecahkan masalah secara kolaboratif. Suasana belajar yang interaktif menumbuhkan antusiasme tinggi, mengubah kelas sains menjadi ruang penemuan yang menyenangkan dan penuh kegembiraan (joyful learning).

3.      Transformasi Spiritual & Karakter (Mindful & Beradab): Puncak dari pembelajaran ini adalah lahirnya kesadaran spiritual yang mendalam (mindful). Peserta didik melihat setiap hirupan udara bukan sekadar siklus biologis biasa, melainkan bukti nyata atas kebesaran Allah SWT:

o    Mengagumi kesempurnaan desain organ ciptaan Al-Khaliq.

o    Merasakan perlindungan tanpa henti dari Al-Hafiz melalui sistem pertahanan tubuh yang bekerja otomatis.

o    Mensyukuri oksigen gratis tanpa batas sebagai rezeki terbesar dari Ar-Razzaq, yang mendorong mereka untuk merawat kesehatan diri dan melestarikan lingkungan.

Dengan demikian, pembelajaran sistem pernapasan ini berhasil membentuk peserta didik menjadi pembelajar yang cerdas secara sains, peduli terhadap kesehatan tubuh, serta memiliki kedekatan spiritual yang kuat kepada Sang Pencipta.

 

 

 

 

Selasa, 06 Oktober 2026

Kelas IXC Jam Ke 1-3 , Kelas IXD Jam Ke 4-5 dan Kelas IXB Jam Ke 8-10

 

Kelas IXC  Jam Ke 1-3 , Kelas IXD  Jam Ke 4-5  dan Kelas IXB  Jam Ke 8-10




 

 

IDENTITAS

               

Nama Guru                                            : Wulan Aida Permata Dewi, S.Pd

Mapel Pelajaran                                     : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Hari/Tanggal                                          : Selasa/ 6 Oktober  2026

Fase/ Kelas                                            : D /   Kelas IXC  Jam Ke 1-3

                                                               Kelas IXD  Jam Ke 4-5

                                                               Kelas IXB  Jam Ke 8-10

 

Materi                                                    : Tekanan Zat Cair

Pertemuan                                              : 2

 

CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)  :

Peserta didik mampu memahami konsep tekanan pada zat cair (hidrostatis), faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta mampu mengaitkan konsep tersebut dengan fenomena alam dan teknologi di sekitar.

 

TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Peserta didik dapat menganalisis tekanan zat cair

 

Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan prinsip: Berkesadaran (mindful), Bermakna (meaningful), dan Menggembirakan (joyful), melalui pengalaman belajar:

Mindfull ( Berkesadaran), Peserta didik  menyadari fenomena tekanan di sekitar mereka, dan merefleksikan konsep secara sadar sebelum masuk ke rumus.

Peserta didik merentangkan tangan, lalu menekan telapak tangan satu sama lain menggunakan gaya kecil, lalu gaya besar.

Peserta didik  diajak mengamati benda sehari-hari (seperti jarum suntik atau rem cakram sepeda) dan menyadari bahwa prinsip fisika bekerja senyap di balik teknologi tersebut.

Meaningful ( Bermakna), Peserta didik   Menghubungkan materi dengan kehidupan nyata, teknologi, dan pemecahan masalah kontekstual bagaimana bengkel mobil mencuci atau mengangkat mobil berat hanya dengan menekan tombol kecil pada hydraulic lift (dongkrak hidraulik)."Bagaimana gaya yang kecil dari tangan kita bisa mengangkat beban seberat mobil?"

Penerapan Rumus yang Bermakna: Rumus Hukum Pascal tidak sekadar dihafal, tetapi dipahami sebagai "pertukaran" antara luas penampang dan besar gaya, di mana tekanan zat cair di dalam ruang tertutup diteruskan ke segala arah sama besar.

Joyful (Menyenangkan)  Peserta didik mengikuti kuis  berisi pertanyaan seputar Hukum Pascal dan dapat kamu gunakan sebagai kartu pertanyaan dalam permainan Ular Tangga Fisika

 

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

 

1.      Eksplorasi Struktur & Fungsi

Peserta didik mampu mengidentifikasi komponen-komponen utama pada sistem Hukum Pascal (luas penampang kecil A1, luas penampang besar A2, gaya input F1, gaya output F2, dan zat cair sebagai media perantara

.

 

2.      Pemahaman Proses Biologis

 

Peserta didik mampu menghubungkan konsep tekanan zat cair ini dengan fenomena sistemik dalam kehidupan sehari-hari

 

3.Kesadaran & Aksi Nyata

Peserta didik mampu merefleksikan pentingnya pemanfaatan Hukum Pascal dalam teknologi modern (seperti rem hidrolik mobil, dongkrak bengkel, dan kursi dokter gigi) untuk memudahkan kehidupan manusia secara aman.

 

MATERI

Materi pembelajaran terlampir sebagai berikut




























Video pembelajaran  materi Tekanan  terlampir sebagai berikut

https://www.youtube.com/watch?v=z0NiKlx1bTs   



Adab & Kebesaran Allah:

Peserta didik menerapkan 3 sifat agung Allah SWT

1.      Al-Khaliq( Maha menciptakan) Allah SWT

Peserta didik diajak menyadari bahwa hukum-hukum fisika, seperti bagaimana cairan tidak dapat dimampatkan (incompressible) dan meneruskan tekanan ke segala arah sama besar, bukanlah sesuatu yang terjadi secara kebetulan. Semuanya diciptakan oleh Allah dengan hukum alam (sunnatullah)

 

2.      Al Hafiz (Maha Memelihara)

Peserta didik dapat memelihara keseimbangan alam. Dalam konteks fluida dan tekanan, darah di dalam tubuh manusia mengalir dan memberikan tekanan yang terjaga stabil ke seluruh jaringan tubuh tanpa pecah, berkat sistem pemeliharaan Allah yang maha sempurna.

3.      Ar Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Allah dapat memudahkan berbagai sarana bagi manusia untuk bertahan hidup dan mencari penghidupan. Hukum Pascal yang diterapkan pada teknologi modern (seperti dongkrak mobil di bengkel, mesin pengangkat barang di pelabuhan) adalah bentuk rezeki berupa kemudahan akal dan teknologi agar manusia bisa bekerja lebih efisien.

 

ASESMEN

Setelah melihat materi tersebut , mohon untuk dipahami materinya dan mengerjakan aktivitas terlampir sebagai berikut

 





KESIMPULAN MATERI

Blaise Pascal, seorang ilmuwan asal Prancis, ketika tekanan diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup, tekanan tersebut akan diteruskan ke segala arah dengan besar yang sama

Bunyi Hukum Pascal : Tekanan yang diberikan  kepada suatu zat cair dalam suatu ruang tertutup akan diteruskan oleh zat cair itu ke segala arah sama besar(sama kuat)

Rumus Hukum Pascal

Secara matematis, rumus Hukum Pascal dapat dituliskan sebagai berikut: F1/A1 = F2/A2

Manfaat Hukum Pascal dalam Kehidupan Sehari-hari

Sistem hidrolik merupakan sebuah rangkaian sistem yang menggunakan media fluida untuk memperoleh gaya yang lebih besar dari gaya awal yang dikeluarkan atau memanfaatkan Hukum Pascal.
Hukum ini dimanfaatkan di dalam berbagai peralatan teknik yang membantu pekerjaan manusia, seperti dongkrak hidrolik, mesin hidrolik pengangkat mobil, dan rem hidrolik, dll.

 

KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN

 

Secara umum, tingkat pemahaman peserta didik pada materi tekanan zat cair ( Hukum Pascal) menunjukkan peningkatan yang positif. Proses pembelajaran yang dilakukan secara bertahap berhasil mengantarkan peserta didik dari penguasaan konsep dasar hingga kesadaran kontekstual yang mendalam.

Perkembangan pemahaman tersebut terbagi ke dalam tiga tahapan utama:

1. Tahap Pemahaman Awal (Surface Learning / Mengenal & Mengingat)

·         Fokus Capaian: Peserta didik mampu mengidentifikasi komponen dasar dan struktur alat peraga (seperti luas penampang, besar gaya, dan zat cair sebagai media perantara).

·         Pada tahap ini, sebagian besar peserta didik mulai mengenali terminologi fisika terkait tekanan, menghafal variabel rumus F1/A1 = F2/A2, serta menyadari fenomena fisik sederhana melalui latihan pengamatan langsung (seperti merasakan sensasi tekanan pada percobaan sederhana).

2. Tahap Pemahaman Mendalam (Deep Learning / Menganalisis & Menalar)

·         Fokus Capaian: Peserta didik mampu menganalisis mekanisme transmisi tekanan zat cair dalam ruang tertutup dan melakukan perhitungan matematis secara logis.

·         Peserta didik tidak lagi sekadar menghafal rumus, melainkan mulai memahami esensi bagaimana gaya kecil dapat melipatgandakan gaya angkat. Mereka aktif bernalar menghubungkan hubungan proporsional antara luas penampang dan besarnya gaya yang dihasilkan.

3. Tahap Aksi Nyata & Kesadaran Kontekstual (Transfer Learning / Mengaplikasikan & Merefleksikan)

·         Fokus Capaian: Peserta didik mampu mengaplikasikan konsep ke dalam proyek praktis serta merefleksikan nilai-nilai kebermaknaan dan kebesaran Sang Pencipta.Selain itu, mereka mampu merefleksikan bagaimana keteraturan hukum fisika ini merupakan wujud keteraturan ciptaan Allah (Al-Khaliq, Al-Hafiz, dan Ar-Razzaq) yang memberikan kemudahan serta kebermanfaatan besar bagi kehidupan manusia.