Rabu, 07 Oktober 2026

Kelas VIII D Jam Ke 6-8

 

Kelas VIII D Jam Ke 6-8




 

IDENTITAS

 

Nama Guru                                            : Wulan Aida Permata Dewi, S.Pd

Mata Pelajaran                                       : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Hari/Tanggal                                          : Rabu / 7 Oktober  2026

Fase/ Kelas                                            : D / Kelas VIII D  Jam Ke 6-8

Materi                                                    :  Sistem Pernapasan Manusia

Pertemuan                                              : 1

 

CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)  :

Peserta didik mampu  mengetahui fungsi dan struktur organ-organ pernapasan, bahaya rokok, serta penyakitpenyakit akibat merokok

 

TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Peserta didik dapat  mengetahui fungsi dan struktur organ-organ pernapasan, bahaya rokok, perokok pasif, serta penyakit penyakit akibat merokok

 

Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan prinsip: Berkesadaran (mindful), Bermakna (meaningful), dan Menggembirakan (joyful), melalui pengalaman belajar:

Mindfull ( Berkesadaran), Peserta didik diminta sebelum masuk materi inti,  melakukan mindful breathing selama 1 menit—menutup mata, fokus merasakan udara masuk melalui hidung, dada mengembang, hingga udara dihembuskan perlahan.

Meaningful ( Bermakna), Peserta didik Mengaitkan mekanisme pertukaran gas di alveolus dengan bagian organ pernapasan

 

Joyful (Menyenangkan)  Peserta didik memahami organ serta cara kerja pernapasan melalui bagian anatomi pernapasan

 

 

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

 

1.      Tahap Pengenalan Konsep (Eksplorasi) : Peserta didik  melakukan praktik sadar (mindful breathing) selama 1–2 menit, lalu meraba dada dan perut mereka sendiri untuk merasakan gerakan saat bernapas.

2.      Tahap Pendalaman: Peserta didik dapat  menelaah fungsi spesifik setiap bagian saluran pernapasan (misalnya fungsi rambut getar/silia dan lendir di hidung dalam menyaring debu), mekanisme pernapasan dan volume pernapasan manusia

3.      Tahap Aplikasi dan Penyelidikan :  Peserta didik dapat menerapkan konsep yang telah dipelajari untuk memecahkan masalah nyata

 

MATERI

Materi pembelajaran terlampir sebagai berikut




 



















Video link pembelajaran sistem pernapasan  terlampir sebagai berikut

https://www.youtube.com/watch?v=hPJ2zmO-Z6o 


Adab & Kebesaran Allah:

Peserta didik menerapkan 3 sifat agung Allah SWT:

1.Al-Khaliq (Maha Pencipta)

Peserta didik menyadari bahwa tubuh manusia diciptakan dengan rancangan terbaik dan paling presisi tanpa ada cacat. Tidak ada teknologi buatan manusia yang mampu meniru efisiensi pertukaran gas di alveolus secara persis dalam ruang sekecil paru-paru. Ungkapan syukur melatih lisan dan hati untuk senantiasa bertasbih (Subhanallah) saat mempelajari fungsi setiap organ pernapasan yang bekerja otomatis, bahkan saat manusia sedang tidur.

 

2.Al-Hafiz (Maha Memelihara)

Peserta didik dapat menyadari bahwa sebagai bentuk adab kepada Sang Pemelihara, peserta didik berkomitmen menjaga kesehatan paru-paru miliknya dengan tidak merokok, menghindari polusi, serta menjauhi hal-hal yang dapat merusak sistem pernapasan (merusak titipan Allah).

 

3.Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Peserta didik dapat   menyadari bahwa oksigen bersih yang dihirup jutaan kali dalam sehari adalah rezeki paling mahal dari Allah Ar-Razzaq yang diberikan secara gratis dan tidak pernah putus, yang jika harus dibeli di rumah sakit (seperti tabung oksigen pasien) harganya sangat mahal.

 

ASESMEN

 

Setelah melihat materi tersebut , mohon untuk dipahami materinya dan mengerjakan aktivitas terlampir sebagai berikut

 

 




KESIMPULAN MATERI

Udara bergerak  masuk ke dalam tubuh melalui jalur berurutan Rongga Hidung- Faring – Laring – Trakea – Bronkus – Bronkiolus dan Alveolus

Pada saat bernapas ada 2 mekanisme yaitu menghirup udara (insipirasi) dan mengembuskan udara (ekspirasi) yang melibatkan pertukaran udara antara atmosfer dengan alveolus (paru-paru)

Berdasarkan cara melakukan inspirasi dan ekspirasi dan tempat terjadinya:

1.      Pernapasan dada yaitu berkontraksinya otot antartulang rusuk

2.      Pernapasan perut yaitu teknik bernapas dalam menggunakan otot diafragma (sekat rongga dada dan perut)

•      Volume paru-paru orang dewasa: 5-6 liter, terdiri dari:

•      Volume tidal (VT), volume cadangan inspirasi (VCI) / Komplementer , volume cadangan ekspirasi (VCE)/ Suplementer, volume residu (VR) .

•      Alat  yang digunakan untuk mencatat volume udara yang masuk dan keluar dari paru-paru disebut spirometer

 

 

KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN

Seiring berjalannya proses eksplorasi, pendalaman konsep, serta penyelidikan, peserta didik mengalami transformasi pemahaman yang luar biasa pada materi sistem pernapasan manusia. Melalui tahapan pembelajaran yang mendalam, peserta didik tidak sekadar menghafal nama-nama organ atau rumus pernapasan, melainkan berhasil membangun pemahaman utuh yang menyatukan sains, kesadaran diri, dan keimanan (Deep Learning).

Transformasi pemahaman tersebut terwujud melalui tiga dimensi utama:

1.      Transformasi Kognitif & Saintifik (Mendalam & Bermakna): Peserta didik mampu menghubungkan konsep abstrak—seperti perbedaan tekanan udara saat pernapasan dada dan perut serta proses difusi gas di alveolus—dengan kenyataan konkret di dalam tubuh mereka sendiri. Melalui penyelidikan aktivitas fisik, mereka menyadari secara logis mengapa tubuh membutuhkan suplai oksigen yang lebih banyak saat bergerak aktif.

2.      Transformasi Keterampilan & Kolaborasi (Joyful): Melalui pengalaman langsung , peserta didik aktif memecahkan masalah secara kolaboratif. Suasana belajar yang interaktif menumbuhkan antusiasme tinggi, mengubah kelas sains menjadi ruang penemuan yang menyenangkan dan penuh kegembiraan (joyful learning).

3.      Transformasi Spiritual & Karakter (Mindful & Beradab): Puncak dari pembelajaran ini adalah lahirnya kesadaran spiritual yang mendalam (mindful). Peserta didik melihat setiap hirupan udara bukan sekadar siklus biologis biasa, melainkan bukti nyata atas kebesaran Allah SWT:

o    Mengagumi kesempurnaan desain organ ciptaan Al-Khaliq.

o    Merasakan perlindungan tanpa henti dari Al-Hafiz melalui sistem pertahanan tubuh yang bekerja otomatis.

o    Mensyukuri oksigen gratis tanpa batas sebagai rezeki terbesar dari Ar-Razzaq, yang mendorong mereka untuk merawat kesehatan diri dan melestarikan lingkungan.

Dengan demikian, pembelajaran sistem pernapasan ini berhasil membentuk peserta didik menjadi pembelajar yang cerdas secara sains, peduli terhadap kesehatan tubuh, serta memiliki kedekatan spiritual yang kuat kepada Sang Pencipta.

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar