Rabu, 16 September 2026

Kelas IXA Jam Ke 1-2

 

Kelas IXA  Jam Ke 1-2





IDENTITAS

               

Nama Guru                                            : Wulan Aida Permata Dewi, S.Pd

Mapel Pelajaran                                     : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Hari/Tanggal                                          : Rabu/ 16 September  2026

Fase/ Kelas                                            : D /   Kelas IXA  Jam Ke 1-2

Materi                                                    : Tekanan Zat Padat

Pertemuan                                              : 1

 

CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)  :

Peserta didik mampu memahami konsep tekanan pada zat padat, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta menerapkan konsep tersebut dalam pemecahan masalah di kehidupan sehari-hari.

TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Peserta didik dapat menganalisis tekanan zat padat, cair, dan gas

 

Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan prinsip: Berkesadaran (mindful), Bermakna (meaningful), dan Menggembirakan (joyful), melalui pengalaman belajar:

Mindfull ( Berkesadaran), Peserta didik mengamati dan membandingkan sensasi saat berdiri menggunakan alas kaki datar versus alas kaki berujung lancip (seperti sepatu hak tinggi) di atas spons atau tanah liat, lalu merefleksikan mengapa rasanya berbeda.

Meaningful ( Bermakna), Peserta didik dapat mengaitkan fenomena tersebut dengan alasan mengapa fondasi bangunan dibuat lebih lebar di bagian bawah atau mengapa pisau harus diasah agar tajam.

Joyful (Menyenangkan)  Peserta didik melakukan Demonstrasi interaktif "Tantangan Paku" (uji coba menekan benda dengan berbagai luas permukaan) yang dikemas dalam bentuk investigasi kelompok kecil

 

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

 

1.      Eksplorasi Struktur & Fungsi

Peserta didik mampu menyelidiki hubungan antara gaya tekan dan luas bidang sentuh terhadap besar tekanan yang dihasilkan melalui percobaan langsung.

2.      Pemahaman Proses Biologis

Peserta didik dapat menghubungkan konsep fisika tekanan dengan kelangsungan hidup organisme di habitatnya.

3.Kesadaran & Aksi Nyata\

      Peserta didik mampu merancang solusi atau mengevaluasi penerapan teknologi dan aktivitas   

      sehari-hari yang memanfaatkan prinsip tekanan zat padat

 

 

MATERI

Materi pembelajaran terlampir sebagai berikut









 



















Video pembelajaran  materi Tekanan  zat terlampir sebagai berikut

https://www.youtube.com/watch?v=oEOtXzqwwAs    


Adab & Kebesaran Allah:

Peserta didik menerapkan 3 sifat agung Allah SWT:

1.      Al-Khaliq( Maha menciptakan) Allah SWT

Peserta didik dapat menyimpulkan definisi tekanan zat padat berdasarkan data pengamatan ilmiah serta mengucapkan tasbih sebagai bentuk kekaguman atas keteraturan hukum fisika (sunnatullah) yang diciptakan oleh Al-Khaliq.

 

 

2.      Al Hafiz (Maha Memelihara)

Peserta didik merenungkan bahwa sifat Al-Hafiz Allah tampak nyata pada bagaimana alam dan tubuh makhluk didesain tahan terhadap berbagai tekanan fisik, sehingga makhluk tersebut tetap terlindungi dan lestari.

 

Ar Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Peserta didik  dapat mengevaluasi pemanfaatan prinsip tekanan zat padat dalam teknologi sehari-hari dan merefleksikannya sebagai bentuk keluasan rezeki dan fasilitas dari Allah SWT.

 

ASESMEN

Setelah melihat materi tersebut , mohon untuk dipahami materinya dan mengerjakan aktivitas terlampir sebagai berikut




KESIMPULAN MATERI

Tekanan adalah gaya yang bekerja pada suatu bidang per satuan luas.

Tekanan dipengaruhi oleh gaya (F) dan luas bidang (A)

Secara sistematis, tekanan dapat dituliskan 

P= F

     A

Contoh tekanan zat adalah spatu hak tinggi, sepatu salju, Contohnya lain ketika berjalan di tanah berlumpur, lebih mudah menggunakan sepatu boot agar tidak masuk ke tenah lumpur
daripada menggunakan sepatu dengan pijakan sempit. 

 

 

KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN

Secara umum, tingkat pemahaman peserta didik pada materi tekanan zat padat menunjukkan peningkatan yang positif. Proses pembelajaran yang dilakukan secara bertahap berhasil mengantarkan peserta didik dari penguasaan konsep dasar hingga kesadaran kontekstual yang mendalam.

Perkembangan pemahaman tersebut terbagi ke dalam tiga tahapan utama:

Tahap 1: Pemahaman Awal (Surface Learning / Mengenal & Mengingat)

Pada tahap ini, peserta didik berhasil membangun fondasi kognitif dengan mengenali konsep dasar tekanan zat padat. Melalui observasi dan eksperimen sederhana (seperti membandingkan tancapan paku atau benda runcing dan tumpul), mereka mampu mengidentifikasi variabel gaya tekan (F) dan luas bidang sentuh (A),

Tahap 2: Pemahaman Kontekstual & Fungsional (Deepening Learning / Menganalisis Hubungan)

Pada tahap ini, pemahaman peserta didik meningkat ke tingkat yang lebih analitis. Mereka tidak hanya menghafal rumus, tetapi mampu mengaitkan konsep tekanan zat padat dengan realitas di sekitar—mulai dari analisis adaptasi morfologi makhluk hidup (seperti bentuk telapak kaki hewan) hingga aplikasi teknologi buatan manusia (seperti struktur fondasi bangunan, alat pemotong, dan kendaraan) yang memanfaatkan prinsip perbandingan besar kecilnya luas permukaan.

Tahap 3: Pemahaman Bermakna & Kesadaran Diri

Pada tahap akhir ini, pembelajaran mencapai esensi yang utuh di mana peserta didik mampu merefleksikan keteraturan hukum fisika dengan kebesaran ciptaan Tuhan. Mereka menyadari bahwa setiap prinsip sains memiliki fungsi dan hikmah yang luar biasa dalam menjaga keseimbangan alam, sehingga menumbuhkan sikap bijak, rasa ingin tahu yang tinggi, serta kepedulian dalam memanfaatkan ilmu pengetahuan untuk kehidupan sehari-hari secara bertanggung jawab.

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar