Kelas
VIII D Jam Ke 1-2 dan Kelas VIII C Jam Ke 4-5
IDENTITAS
Nama
Guru :
Wulan Aida Permata Dewi, S.Pd
Mata
Pelajaran :
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Hari/Tanggal
:
Jumat / 16 Oktober 2026
Fase/
Kelas :
D / Kelas VIII D Jam Ke 1-2
Kelas VIII C
Jam Ke 4-5
Materi :
Sistem Ekskresi
Pertemuan :
1
CAPAIAN
PEMBELAJARAN (CP) :
Peserta
didik mampu mengetahui tentang struktur, fungsi, dan peranan sistem ekskresi
TUJUAN
PEMBELAJARAN (TP)
Peserta didik dapat
mengetahui tentang struktur, fungsi, dan peranan sistem ekskresi
Pendekatan
Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan prinsip: Berkesadaran (mindful),
Bermakna (meaningful), dan Menggembirakan (joyful), melalui pengalaman belajar:
Mindfull ( Berkesadaran),
Peserta didik menyadari bahwa sistem
ekskresi bukan sekadar teori di buku, melainkan proses nyata yang sedang
terjadi di dalam tubuh
Meaningful
( Bermakna), Peserta didik dapat
menghubungkan konsep sains dengan realitas kehidupan nyata, kesehatan pribadi,
serta pilihan gaya hidup siswa sehari-hari.
Menjaga
asupan air dan pola makan, melainkan bentuk apresiasi dan perlindungan terhadap
organ vital mereka sendiri.
Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik memahami
organ melalui bagian anatomi charta
model anatomi
ALUR
TUJUAN PEMBELAJARAN
1.
Tahap
Pengenalan Konsep (Eksplorasi) : Peserta didik
mengamati kondisi fisik mereka sendiri:
menghembuskan napas di cermin/kaca (menyadari uap air & CO2), meraba
telapak tangan setelah melompat kecil (menyadari keringat).
2.
Tahap
Pendalaman: Peserta didik dapat menganalisis
keterkaitan antara gaya hidup (asupan cairan, pola makan, kebiasaan) dengan
gangguan pada sistem ekskresi
3.
Tahap
Aplikasi dan Penyelidikan : Peserta
didik dapat menghubungkan konsep ke dalam kehidupan nyata (meaningful), melatih
keterampilan berpikir kritis melalui penyelidikan ilmiah, serta merumuskan
tindakan nyata untuk merawat tubuh.
MATERI
Materi
pembelajaran terlampir sebagai berikut
Video
link pembelajaran sistem ekskresi terlampir sebagai berikut
https://www.youtube.com/watch?v=MxKq15l1NGQ
Adab
& Kebesaran Allah:
Peserta
didik menerapkan 3 sifat agung Allah SWT:
1.Al-Khaliq (Maha
Pencipta)
Peserta didik mengagumi betapa sempurna, presisi,
dan terstrukturnya desain organ ekskresi yang diciptakan Allah SWT.
Mengucapkan Subhanallah / Masya
Allah saat mempelajari struktur dan fungsi serta peranan dari system ekskresi
2.Al-Hafiz (Maha Memelihara)
Peserta didik
dapat menyadari bahwa Allah senantiasa
memelihara Keseimbangan (Homeostatis)
dalam tubuh manusia agar tetap bertahan hidup.
Allah Al-Hafiz
tidak pernah tertidur menjaga tubuh kita. Bahkan saat kita tidur nyenyak,
ginjal, paru-paru, dan hati kita terus membuang racun agar saat bangun pagi
tubuh kita tetap sehat." Karena
Allah telah memelihara tubuh kita, maka adab siswa terhadap tubuhnya adalah turut memeliharanya (tidak menahan
kencing, cukup minum air putih, dan menghindari makanan/minuman
beracun/berbahaya). Peserta didik dapat menjaga kebersihan organ ekskresi
(seperti kulit dan saluran kemih) sebagai bentuk menjaga amanah fisik dari
Al-Hafiz.
3.Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
Rezeki
bukan hanya uang atau makanan yang masuk ke mulut, tetapi juga ketika nutrisi
dari makanan itu diserap kembali oleh tubuh dan tidak terbuang sia-sia. Allah
Ar-Razzaq memastikan setiap zat yang kita butuhkan kembali ke darah untuk
memberi energi bagi kita."Bersyukur
atas nikmat kesehatan dan organ tubuh yang masih berfungsi normal.
Peserta didik dapat menerapkan
sifat Ar-Razzaq dalam kehidupan sehari-hari
ASESMEN
Setelah
melihat materi tersebut , mohon untuk dipahami materinya dan mengerjakan aktivitas
terlampir sebagai berikut
KESIMPULAN MATERI
Untuk alat/ organ ekskresi meliputi ginjal, kulit, paru paru
dan kulit.
Ginjal mengeluarkan zat sisa
berupa urine. Ginjal berfungsi untuk menyaring darah.
Kulit mengeluarkan zat sisa
berupa keringat. Kulit berfungsi untuk melindungi jaringan dibawahnya dari
kerusakan kerusakan fisik karena gesekan, penyinaran, berbagai jenis kuman dan
zat kimia berbahaya, mengurangi kehilangan air dalam tubuh serta mengatur suhu
tubuh .
Paru-paru mengeluarkan
sisa metabolisme berupa karbon dioksida dan uap air. Fungsi Paru paru sebagai alat pernapasan dan
sebagai alat ekskresi .
Hati mengeluarkan zat
sisa berua urea dan empedu. Fungsi ekskresi hati adalah menghasilkan empedu.
Selain berperan dalam pencernaan , hati juga berperan dalam sistem eksresi
yaitu mengekskresikan zat warna empedu yang disebut bilirubin.
KESIMPULAN HASIL
PEMBELAJARAN
Seiring berjalannya proses eksplorasi, pendalaman
konsep, serta penyelidikan, peserta didik mengalami transformasi pemahaman yang
luar biasa pada materi system ekskresi. Melalui tahapan pembelajaran yang
mendalam, peserta didik tidak sekadar menghafal nama-nama organ , melainkan
berhasil membangun pemahaman utuh yang menyatukan sains, kesadaran diri, dan
keimanan (Deep Learning).
Transformasi pemahaman tersebut terwujud melalui
tiga dimensi utama:
1. Transformasi Kognitif & Saintifik (Mendalam & Bermakna)
·
Pemahaman
Konseptual yang Utuh: Peserta didik berhasil memahami mekanisme kerja
sistem ekskresi (filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi pada ginjal, serta peran
kulit, paru-paru, dan hati) bukan sebagai hafalan lepas, melainkan sebagai satu
kesatuan sistem penyeimbang tubuh (homeostatis).
·
Keterampilan Berpikir Kritis & Analitis:
Peserta didik mampu mengorelasikan antara gaya hidup (seperti konsumsi air
putih, kebiasaan menahan buang air kecil, dan pola makan) dengan kesehatan
organ ekskresi.
2. Transformasi
Keterampilan & Kolaborasi (Joyful
& Interaktif)
·
Kolaborasi
& Komunikasi: Peserta didik mengasah keterampilan kerja sama tim,
menyampaikan gagasannya secara percaya diri, serta mampu mengomunikasikan
kampanye hidup sehat (Hydration
Tracker) kepada teman sebaya dengan bahasa yang persuasif dan kontekstual.
3. Transformasi Spiritual &
Karakter (Mindful & Beradab)
·
Kesadaran
Diri (Mindful):
Melalui sesi body scan dan
refleksi sensori, peserta didik semakin peka dan hadir secara utuh menyadari
proses biologis yang terjadi di dalam tubuhnya setiap saat.
·
Penerapan
Adab & Refleksi Asmaul Husna: Peserta didik berhasil menautkan sains
dengan keagungan Allah SWT melalui penerapan 3 Sifat Agung-Nya:
1.
Al-Khaliq (Maha
Pencipta): Menumbuhkan rasa kagum (Subhanallah) atas begitu presisinya desain jutaan
nefron mikroskopis di dalam ginjal manusia.
2.
Al-Hafiz (Maha
Memelihara): Menyadari kasih sayang Allah yang terus memelihara keseimbangan
racun dan cairan tubuh, sehingga memicu adab peserta didik untuk ikut
memelihara amanah fisik dengan tidak merusak tubuhnya.
3.
Ar-Razzaq (Maha
Pemberi Rezeki): Memahami bahwa proses reabsorpsi (penyerapan kembali nutrisi) adalah bentuk
rezeki keberlanjutan dari Allah, yang mendorong adab rasa syukur (Alhamdulillah) serta
sikap hemat/tidak mubazir dalam kehidupan sehari-hari.
_page-0002.jpg)
_page-0003.jpg)
_page-0004.jpg)
_page-0005.jpg)
_page-0006.jpg)
_page-0007.jpg)
_page-0008.jpg)
_page-0009.jpg)
_page-0010.jpg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar