Senin, 02 November 2026

Kelas IX D Jam Ke 4-6 dan Kelas IX C Jam Ke 9-10

 

Kelas IX D Jam Ke 4-6 dan Kelas IX C Jam Ke 9-10






IDENTITAS

               

Nama Guru                                            : Wulan Aida Permata Dewi, S.Pd

Mapel Pelajaran                                     : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Hari/Tanggal                                          : Senin/ 02 November  2026

Fase/ Kelas                                            : D /   Kelas IX D  Jam Ke 4-6

                                                               Kelas IX C  Jam Ke 9-10

Materi                                                  : Listrik dinamis

 

Pertemuan                                              :2

 

CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)  :

Peserta didik diharapkan mampu menganalisis konsep listrik dinamis dalam kehidupan sehari-hari.

 

TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Peserta didik dapat menganalisis konsep listrik dinamis dalam kehidupan sehari-hari

 

Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan prinsip: Berkesadaran (mindful), Bermakna (meaningful), dan Menggembirakan (joyful), melalui pengalaman belajar:


Mindfull ( Berkesadaran),  Peserta didik diajak menyadari peran listrik dalam kehidupan sehari-hari, berfokus penuh saat mengamati gejala kelistrikan, dan sadar akan konsep dasar keselamatan serta aliran arus listrik.

Meaningful ( Bermakna), Peserta didik  tidak sekadar menghafal rumus tetapi memahami komponen disusun seri (misalnya pada lampu hias) dan apa konsekuensi logis jika salah satu beban/lampu terputus.

 

Menggembirakan (joyful)

Peserta didik  belajar melalui aktivitas eksplorasi tangan (hands-on), yang memicu rasa ingin tahu tanpa rasa takut salah.


ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN


1.Eksplorasi Struktur & Fungsi

Peserta didik membangun kesadaran penuh (Mindful) dan mengamati secara langsung komponen serta pola penyusunan rangkaian seri.

 

2.Pemahaman Proses Biologis

Peserta didik mampu mengolah data eksperimen untuk menemukan makna mendalam (Meaningful) di balik hukum-hukum kelistrikan pada rangkaian seri.

3.Kesadaran & Aksi Nyata

Peserta didik dapat iswa menghubungkan konsep dengan kehidupan nyata penerapan rangkaian seri pada peralatan sehari-hari (seperti lampu hias, sekering/pengaman listrik, dan sakelar).



MATERI

Materi pembelajaran terlampir sebagai berikut














Video pembelajaran  materi listrik dinamis terlampir sebagai berikut

https://www.youtube.com/watch?v=HPVWZtUIuos&t=136s 


Adab Adab & Kebesaran Allah:

Peserta didik menerapkan 3 sifat agung Allah SWT

1.Al-Khaliq( Maha menciptakan) Allah SWT 

Allah SWT menciptakan alam semesta dengan hukum-hukum yang sangat presisi, teratur, dan tidak ada yang sia-sia (termasuk hukum kelistrikan dan aliran elektron).

 

2.Al Hafiz (Maha Memelihara)

Allah SWT senantiasa memelihara, menjaga, dan melindungi ciptaan-Nya agar tetap seimbang dan berfungsi dengan baik.Pada rangkaian seri, jika satu komponen (seperti sekering atau fuse) terputus, maka seluruh aliran listrik akan berhenti demi menjaga komponen lain dari korsleting atau kebakaran.

 

 

3.Ar Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Allah SWT adalah sumber segala rezeki. Energi listrik, cahaya lampu, dan panas yang dihasilkan 

dari rangkaian listrik adalah bentuk rezeki dan fasilitas dari-Nya yang harus disyukuri.



ASESMEN

Setelah melihat materi tersebut , mohon untuk dipahami materinya dan mengerjakan aktivitas terlampir sebagai berikut






KESIMPULAN MATERI

Rangkaian listrik adalah suatu sistem yang saling terhubung untuk menghasilkan arus listrik.

Rangkaian listrik terdiri dari berbagai komponen, seperti resistor, kapasitor, induktor, sumber daya (seperti baterai atau generator), dan elemen-elemen lainnya.

komponen-komponen itu terhubung dengan benar, maka aliran listrik dapat mengalir untuk menjalankan fungsi perangkat elektronik yang diinginkan. Contohnya, menyalakan TV, HP, remote control, lampu, dan lain sebagainya

Jenis Rangkaian Listrik Seri, Pararel dan Campuran.

Rangkaian seri adalah rangkaian listrik yang hambatannya disusun yang bersebelahan/sejajar.



KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN

 

Secara umum, tingkat pemahaman peserta didik pada materi Listrik Dinamis (Rangkaian Seri) menunjukkan peningkatan yang positif. Penerapan Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berlandaskan prinsip Berkesadaran (Mindful), Bermakna (Meaningful), dan Menggembirakan (Joyful) serta integrasi nilai-nilai keagamaan (Adab & Kebesaran Allah SWT) berhasil mengantarkan peserta didik dari sekadar penguasaan konsep dasar hingga kesadaran kontekstual dan spiritual yang mendalam.

Perkembangan pemahaman peserta didik terbagi ke dalam tiga tahapan utama:


1. Tahap Pemahaman Awal (Surface Learning / Mengenal & Mengingat)

Peserta didik mampu mengidentifikasi komponen-komponen dasar rangkaian listrik (sumber tegangan, sakelar, beban/lampu, dan kabel) serta mengamati bentuk fisik rangkaian seri yang tersusun dalam satu jalur tunggal.

Peserta didik mengeksplorasi keteraturan fisik rangkaian dengan penuh kesadaran (mindful). Mereka mengagumi bahwa arus listrik yang mengalir secara teratur mengikuti hukum alam merupakan bentuk keagungan Allah SWT (Al-Khaliq) yang menciptakan segala sesuatu di alam semesta dengan penuh presisi dan tanpa kesia-siaan.

2. Tahap Pemahaman Mendalam (Deep Learning / Menganalisis & Menalar)

Melalui praktikum hands-on dan pengukuran langsung, peserta didik berhasil membuktikan prinsip fisika pada rangkaian seri:

3. Tahap Aksi Nyata & Kesadaran Kontekstual (Transfer Learning / Mengaplikasikan & Merefleksikan)

Peserta didik secara menggembirakan (joyful) merancang proyek/karya sederhana berbasis rangkaian seri serta mampu menganalisis kelebihan dan kelemahannya dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta didik menyadari bahwa energi listrik yang menerangi kehidupan adalah bentuk rezeki dari Allah SWT (Ar-Razzaq). Sebagai bentuk adab dan rasa syukur, mereka berkomitmen untuk menerapkannya dalam aksi nyata melalui perilaku hemat energi. Selain itu, fenomena "satu jalur terputus, semua terhenti" direfleksikan sebagai pentingnya menjaga hubungan baik, keterpaduan, dan kolaborasi dalam kehidupan bermasyarakat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar